Scroll untuk baca artikel
Berita

Dinkes P2KB Sumenep Prioritaskan Pengadaan Alkes RS Abuya Kangean Tahun 2025

Avatar
59
×

Dinkes P2KB Sumenep Prioritaskan Pengadaan Alkes RS Abuya Kangean Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
BANGUNAN. Potret RS Abuya Kangean tampak dari depan, kini memprioritaskan pengadaan alkes. (Istimewa for MaduraPost)
BANGUNAN. Potret RS Abuya Kangean tampak dari depan, kini memprioritaskan pengadaan alkes. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di kawasan kepulauan dengan menggelontorkan dana sebesar Rp1,3 miliar untuk pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Abuya, Pulau Kangean, pada tahun anggaran 2025.

Kebijakan ini diambil untuk memperkuat sarana dan prasarana medis di wilayah yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan akses pelayanan kesehatan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dana tersebut akan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar rumah sakit, khususnya untuk menunjang ruang rawat inap dan unit-unit kritikal seperti ICU dan NICU.

Baca Juga :  Akses Jalan Menuju Pantai Lombang Rusak, Disbudporapar Sumenep Sebut Begini

“Anggaran ini akan kami gunakan untuk menyediakan 40 tempat tidur pasien berikut perlengkapan penunjang lainnya seperti lemari, rak, dan peralatan medis pendukung,” ujar Moh. Nur Insan, Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Sumenep, mewakili Kepala Dinas drg. Ellya Fardasah, Sabtu (19/4).

Insan menambahkan, bahwa fokus utama dalam pengadaan ini adalah memastikan ruangan baru yang telah dibangun dapat langsung difungsikan dengan baik dan sesuai standar pelayanan, terutama untuk penanganan pasien dengan kebutuhan intensif.

Baca Juga :  Arinna Hijab Premium Rilis Koleksi Terbaru Bersama Irish Bella di Fashion Show Kedua

Proses pengadaan alat kesehatan tersebut rencananya akan dimulai dalam waktu dekat. Dinkes P2KB Sumenep memilih menggunakan platform e-katalog sebagai sistem pengadaan untuk menjamin efisiensi, kecepatan, dan akuntabilitas.

“Penggunaan e-katalog kami anggap paling ideal karena bisa menekan potensi penyimpangan. Transparansi jadi kunci,” tegas Insan.

Ia berharap, dengan dilengkapinya fasilitas di RS Abuya, rumah sakit tersebut mampu beroperasi secara maksimal sebagai pusat rujukan utama bagi masyarakat di wilayah kepulauan Sumenep.

Baca Juga :  Pamdas Rutin dan Eksis Gelar Kegiatan Sosial, Wabup Sumenep Beri Pengakuan Begini!

“Ini merupakan bagian dari upaya pemerataan akses layanan kesehatan, agar masyarakat di pulau-pulau tidak lagi merasa tertinggal,” pungkasnya.***