Scroll untuk baca artikel
Berita

Pemdes Tamberu Barat Sampang Salurkan Bantuan BLT dan PKH Secara Serentak

Avatar
×

Pemdes Tamberu Barat Sampang Salurkan Bantuan BLT dan PKH Secara Serentak

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Pemdes Tamberu Barat saat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Program Keluarga Harapan (PKH). (Imron/SI)

SAMPANG, MaduraPost – Pemerintah Desa (Pemdes) Tamberu Barat menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Program Keluarga Harapan (PKH kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di balai desa setempat, Jumat (25/11/2022).

Menurut data yang didapat oleh media ini, sedikitnya ada 163 penerima bantuan BLT serta 130 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hadir secara langsung untuk menerima bantuan tersebut.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Madura United Bermain Imbang Atas Bhayangkara di Piala Gubernur 2020

Abdul Haris selaku Penjabat (Pj) Kepala Desa Tamberu Barat mengatakan, penyaluran bantuan ini (BLT BBM) merupakan kedua kalinya sejak pemerinya memberikan bantuan kepada masyarakat atas dampk terhadap kenaikan BBM.

“Kami menyalurkan bantuan ini secara transparan dan kami undang seluruh perangkat desa guna menyaksikan penyaluran bantuan ini,” ucapnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Tamberu Barat Ahmad Kholis mengimbau kepada seluruh masyarakat Tamberu Barat penerima bantuan tersebut untuk menggunakan secara tepat manfaat. Karena menurutnya bantuan tersebut tidak setiap bulan cairnya.

Baca Juga :  Kado Istimewa Kominfo RI Untuk Sumenep, KIM Kecamatan Batuputih Raih Juara Terproduktif

“Gunakan bantuan itu semaksimal mungkin untuk kebutuhan yang bermanfaat,” ucapnya.

Holis juga berharap kepada semua KPM untuk berhati-hati kepada siapapun yang masih meminta potongan atas bantuan tersebut.

“Kami harap siapapun tidak boleh ada yang mengambil atau memotong sepeserpun dari bantuan tersebut. Kalau masih ada oknum yg memotong silahkan laporkan kepada kami,” imbuhnya.***

Baca Juga :  Dinkes Sumenep Lakukan Rakor Evaluasi Penurunan Stunting