Scroll untuk baca artikel
Headline

Pengusaha Rokok di Pamekasan Sambangi Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Avatar
×

Pengusaha Rokok di Pamekasan Sambangi Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Sebarkan artikel ini
Bambang, pengusaha rokok asal Pamekasan menyambangi penderita kanker kelenjar getah bening. (Foto: Efita/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, Madurapost.co.idPengusaha rokok asal Pamekasan menyambangi Ageng Pangestu (7) penderita Kanker kelenjar getah bening asal Desa Tanjung Dusun Tanjung Utara I, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Jum’at (12/04)

Menurut ibu kandung Ageng, Artini (40), Ageng merupakan anak yatim, anak terakhir dari tiga bersaudara. Ageng divonis oleh dokter menderita penyakit kanker kelenjar getah bening sejak sekitar satu tahun lalu.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Pemdes Kemoning Biarkan Jembatan Gantung Rusak Perekonomian Warga Terganggu

“Sejak itu anak saya menjalani dua kali operasi, dan harus melakukan kemoterapi setiap sepuluh hari sekali,” katanya.

Artini mengaku kesulitan untuk membiayai anaknya yang sedang sakit keras. Dirinya hanya dapat bersyukur dengan bantuan para donatur yang sudah mengulurkan tangannya untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan anaknya.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada para donatur yang sudah membantu untuk pengobatan anak saya. Bantuan ini sangat berarti buat saya dan anak saya,” ucap Artini.

Baca Juga :  Sambut Era Millenial, Cong Wahyu Memastikan Diri Maju Sebagai Caleg Pamekasan Dapil V

“Terimakasih banyak kepada Bapak Bambang atas bantuannya,” lanjutnya.

H. Bambang seorang Pengusaha Rokok di Pamekasan, yang merupakan salah seorang donatur mengatakan, ketika dirinya mendengar kabar bahwa ada anak yatim yang sedang sakit parah, dirinya merasa terpanggil.

“Ini murni sodakoh saya, anak ini layak untuk dibantu, apalagi anak ini adalah anak yatim,” katanya.

Selain itu, H. Bambang mengatakan, dirinya hanya membantu untuk meringankan biaya pengobatan untuk Ageng dan dirinya berpesan kepada Artini (ibu Ageng) jangan sampai anaknya putus sekolah dan harus melanjutkan pendidikannya.

Baca Juga :  Gawat, P2KD Desa Mapper Kembalikan Berkas Pencalonan Hisam di Akhir Masa Pendaftaran

“Saya siap membantu ibu untuk biaya sekolah Ageng, dan kalau butuh biaya jangan sungkan untuk menghubungi saya,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan dari para donatur, Ageng dapat sembuh dari penyakit yang dideritanya.

“Semoga ada para donatur lainnya, yang terketuk pintu hatinya untuk membantu meringankan biaya pengobatan anak yatim ini,” pungkasnya (mp/efi/zul)