Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Akses Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Minta Penegak Hukum Audit DD/ADD Poto’an Daya

Avatar
×

Akses Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Minta Penegak Hukum Audit DD/ADD Poto’an Daya

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki, akses jalan poros desa di Dusun Bujudan, Desa Poto’an Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur menjadi sorotan warga.

Pasalnya, akses jalan sepanjang 500 meter tersebut kondisinya saat ini sangat memprihatikan. Parahnya, akses jalan tersebut sudah banyak membuat pengguna jalan jatuh karena licin.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Menurut Abdur Rahman selaku warga setempat, Kepala Desa Poto’an Daya hanya mementingkan dirinya sendiri dengan memperbaiki jalan menuju rumahnya sendiri sampai di hotmix, sementara akses jalan yang sudah kurang lebih 3 tahun rusak dibiarkan saja.

Baca Juga :  Pasca Hujan, TNI-Polri Bantu Bersih-bersih Rumah Warga di Bangkalan

“Oleh sebab itu, saya sangat menyayangkan Pemerintah Desa terkhusus Kepala Desa yang tidak kunjung memperbaiki akses jalan tersebut. Padahal banyak pengendara dan bahkan saya sendiri jatuh karena adanya jalan yang rusak memprihatikan serta licin itu,” katanya, Jum’at (11/12/2020).

Kemudian Abdur Rahman alias Arman mempertanyakan, direalisasikan kemana saja Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) oleh Pemerintah Desa selama 3 tahun.

Baca Juga :  Breaking News ! Curah Hujan Tinggi, Akses Jalan Kabupaten di Sokobanah Amblas

“Maka dari itu, saya dan tentunya warga yang lain berharap dan meminta kepada penegak hukum, inspektorat dan BPK untuk meng-audit DD/ADD di desa kami ini, atau nanti kami akan datang ke Pemdes dengan cara audiensi dan gerakan aksi,” tukas Arman (sapaan akrabnya).

Sampai berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi dari Kepala Desa Poto’an Daya Rofiuddin, karena dihubungi melalui telepon selulernya kedua nomer kontaknya tidak aktif. (Mp/nir/uki/kk)

Baca Juga :  Aksi 222, Ribuan Kader PMII Unjuk Rasa ke Polres Sumenep