Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Motor Milik Warga Desa Gunung Kesan Sampang Raib Digondol Maling

Avatar
33
×

Motor Milik Warga Desa Gunung Kesan Sampang Raib Digondol Maling

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Sepeda motor milik Marsuk warga Dusun Gunung Kesan, Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur raib digondol maling.

Sepeda motor yang hilang tersebut adalah Honda Vario 125 tahun 2018 warna putih biru bernopol M 2180 PT dan hilang dirumahnya pada hari Sabtu (28/11/2020).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Marsuk mengetahui motornya hilang itu ketika hendak mau pergi ke Pasar Sapi. “Saya mengetahui kalau sepeda saya hilang itu pagi hari sekira pukul 6.30 WIB watku mau pergi ke Pasar Sapi,” katanya, Senin (30/11/2020).

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Klarifikasi Isu Keterlibatan dalam Dugaan Praktik Ilegal Pita Cukai

Atas peristiwa tersebut, Marsuk melaporkannya kepihak kepolisian sektor Polsek Karang Penang Sampang. Laporan diterima dengan nomor laporan: STPL/20/XI/RES.18/2020/Reskrim/SPKT Polsek Karang Penang.

“Saya berharap agar pihak kepolisian bisa menindaklanjuti dan mengungkap kasus tersebut,” harap Marsuk.

Ditempat terpisah, menurut salah seorang tetangganya, sepeda motor itu hilang sekira pukul 02.30 WIB dini hari.

Baca Juga :  Diskop UMKM dan PP akan Sediakan Lapak Khusus Produk Khas Sumenep

“Sebab pada waktu itu saya melihat ada dua orang membawa sepeda motor itu dari arah rumahnya, ciri-ciri keduanya yang satu tinggi agak kurus dan yang satunya pendek gemuk dan selebihnya saya tidak tahu,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Karang Penang BRIPKA Nasrun Wijaya. S, S.H. menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan dan telah menerbitkan laporan Polisi.

Baca Juga :  Diduga Gelapkan Gaji Perangkat, LSM L- KUHAP Sampang Laporkan Mantan Kades Desa Pandiyangan ke Polisi

“Otomatis kami akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu terkait laporan ini, yang jelas saat ini juga kami akan langsung melakukan olah TKP,” kata  Nasrun diruang kerjanya. (Mp/nir/kk)