SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

509 ASN Nakal di Sumenep Kompak Manipulasi Absensi Digital SIC, Berikut Data yang Diblokir BKPSDM

Avatar
×

509 ASN Nakal di Sumenep Kompak Manipulasi Absensi Digital SIC, Berikut Data yang Diblokir BKPSDM

Sebarkan artikel ini
APEL PAGI. Potret ratusan ASN di Sumenep saat mengikuti apel pagi di lapangan upacara Pemkab setempat. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengeluarkan surat edaran (SE) terkait Pelaksanaan Tata Kelola Absensi Online Tahun 2024.

Tertanggal, 19 Januari 2024, Nomor 800.1.6.2/37/435.203.2/2024, SE ini berbunyi sejumlah hal berkaitan kasus manipulasi absensi digital Smart Id Card (SIC) yang dilakukan oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Berdasarkan Pasal 11 ayat (1) Peraturan Bupati Sumenep Nomor 74 Tahun 2023, tentang Tata Kelola Absensi Online Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Sumenep dijelaskan, bahwa petugas operator dan pengguna user dilarang merekayasa, memanipulasi dan melakukan kecurangan terhadap database absensi online.

Baca Juga :  Lagi! Ada Bacaleg ‘Curi Start Kampanye’ Hingga Keterlibatan Ketua PABPDSI Kecamatan Sapeken Ajak Masyarakat Beri Dukungan

“Ayat (2) Bagi pengelola, petugas operator, dan pengguna/user apabila melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (4), dikenakan sanksi sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku,” tulis Sekda Sumenep, Edy Rasiyadi dalam SE tersebut, Selasa (30/1).

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tata kelola absensi online, terdapat 509 ASN telah melakukan penyalahgunaan SIC dengan pemalsuan wajah melalui wajah orang lain atau menggunakan foto dan video.

“Serta dengan pemalsuan waktu absen, dan telah dilakukan penindakan pemblokiran pada aplikasi SIC dan seluruh aplikasi kepegawaian mulai tanggal 24 Januari 2024,” berikut keterangan Sekda Edy lebih lanjut.

Pihaknya menyebut, saat ini tengah dilakukan proses pendeteksian penggunaan SIC dengan menggunakan lokasi palsu atau fake GPS.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Belum Lakukan Upaya Penyelaman Kepada 3 Korban Hilang KM Brasil II

Sebab itu, penerapan Pemkab Sumenep menerapkan absensi mode baru, yaitu Absensi Parsial khusus bagi ASN yang telah melakukan absensi check in.

DATA AKURAT. Potret data pemblokiran data ASN di Sumenep yang memanipulasi absensi digital SIC. (Istimewa for MaduraPost)

“Dan pada hari yang sama diberikan tugas yang menyebabkan ASN tersebut tidak dapat melakukan absensi check out,” jelasnya.

Bagi ASN yang melakukan penyalahgunaan absensi digital SIC itu, untuk sementara waktu telah dilakukan pemblokiran.

Sedangkan mekanisme pencabutan pemblokiran sesuai dengan SE dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, tertanggal 16 Agustus 2023 Nomor 800/1454/435.203.4/2023, sebagai berikut.

Baca Juga :  Peringati HUT ke Enam, PWS Droping Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan

1. Sehubungan dengan hal tersebut, diminta Saudara untuk menghadirkan ASN sebagaimana angka 2 huruf a dengan jadwal terlampir ke BKPSDM Sumenep dengan membawa persyaratan pencabutan pemblokiran (daftar nama akan disampaikan secara langsung kepada pimpinan perangkat Daerah).

2. Untuk layanan informasi dan koordinasi dapat menghubungi Kabid. Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Sdr. Miftahol Arifin (081703238899), Sub Koordinator Pembinaan Disiplin Sdri. Firdina Kus Ekawati (085232400881), dan Pranata Komputer Ahli Pertama Sdr. Alfian Cahyono (082338108315).

Itulah informasi sementara yang dihimpun MaduraPost tentang ASN nakal yang berani memanipulasi absensi digital SIC.***

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.