22 Desa di Sumenep Akan Segera Terbentuk Sebagai Pokdarwis

  • Bagikan
WAWANCARA : Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep saat di wawancara media ini beberapa waktu lalu. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Sejumlah desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) setempat terus menggalakkan pembinaan dan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparbudpora Sumenep, Imam Buhari mengungkapkan, hingga saat ini telah tercatat sebanyak 19 desa yang sudah terbentuk dan memiliki Surat Keputusan (SK) sebagai Pokdarwis.

“Pada tahun ini setidaknya ada 3 desa yang berproses untuk membentuk Pokdarwis, termasuk di Desa Kebundadap Timur Kecamatan Saronggi memiliki tempat wisata Mangrove Kedatim,” ungkapnya, Minggu (14/11).

BACA JUGA :  Intensitas Hujan Tinggi, Desa Sanah Tengah Dilanda Banjir kiriman

Menurutnya, jika ketiga desa yang sedang berproses pembentukannya tahun ini selesai berarti di Sumenep ada 22 Pokdarwis, diharapkan akan terus bertambah setiap tahunnya.

Meskipun diakui problematika dalam pembentukan desa wisata dan juga pembentukan Pokdarwis di sejumlah wilayah berbeda-beda.

Ada masyarakat yang memiliki potensi SDM mumpuni menjadi penggerak dari kondusif pengembangan wisata, namun dari Pemerintah Desa (Pemdes) kurang respon dalam memberikan sumbangsih yang memadai.

Sebaliknya, jika dari Pemdes antusias untuk mewujudkan desa wisata atau dalam pengelolaan wisata, namun SDM masyarakatnya belum memadai.

BACA JUGA :  Destinasi Wisata di Sumenep Dibuka, Pengunjung Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

“Karenanya pembinaan pada masyarakat sangat penting dilakukan dalam mewujudkan desa wisata secara keseluruhan maupun bagi unsur organsiasi terkait di tingkat desa,” jelasnya.

Imam menjelaskan, Pokdarwis merupakan kelembagaan di tingkat desa yang anggotanya merupakan para pelaku kepariwisataan memiliki kepedulian dan tanggung jawab, serta turut berperan dalam menciptakan iklim kondusif bagi tumbuh kembangnya pariwisata di desa, termasuk di dalamnya mewujudkan cipta pesona.

“Karenanya Disparbudpora Sumenep setiap tahun tetap melaksanakan agenda pembinaan dan pembentukan Pokdarwis di sejumlah desa,” paparnya.

BACA JUGA :  Demo Ribuan Petani Tembakau Hari ini Gagal, Berikut Penjelasan Korlap

Sementara itu, pembinaan dan pembentukan Pokdarwis di tahun 2020, dilaksanakan di tiga desa, yakni di Desa Banraas dan Desa Bancamara di Pulau Gili Iyang, di Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura dan Desa Semaan, Kecamatan Dasuk.

“Tahun 2021 ini juga ada tiga desa yang sedang proses, yakni di Desa Sapeken, Kecamatan atau Kepulauan Sapeken, kemudian di Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi dan Desa Masa Kambing, Kecamatan Masalembu yang merupakan Kepulauan terjauh paling utara di Kabupaten Sumenep,” tukasnya.

  • Bagikan