JAKARTA, MaduraPost — Sejumlah aktivis anti korupsi dari Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim), menggelar aksi demonstrasi di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis (10/7), dengan memberikan dukungan moril agar kasus dana hibah Pemprov Jawa Timur bisa diusut tuntas.

Ketua Jaka Jatim Musfiq Inthegank, secara tegas meminta KPK untuk segera turun tangan mengusut dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang nilainya mencapai triliunan rupiah dalam kurun waktu tahun anggaran 2019 hingga 2024.

Dalam pernyataan resminya, Musfiq menyebut bahwa dana hibah dari APBD Jatim yang dikelola selama lima tahun terakhir memiliki indikasi kuat terjadi penyimpangan.

Ia bahkan mendesak agar Gubernur Jawa Timur segera ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat secara langsung melalui petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak).

“Tanpa tanda tangan Gubernur, tidak akan pernah ada pencairan dana hibah ini. Semua keputusan bermuara di Gubernur. Jadi tidak mungkin beliau tidak tahu-menahu soal ini,” tegas Musfiq.