"Kami, Keluarga Madura Yogyakarta, telah cukup bersabar menghadapi tindakan perusakan dan kekerasan yang berulang terhadap toko-toko saudara kami," bunyi pernyataan dalam surat itu.
Sejumlah pemilik toko kelontong mengaku resah dan merasa keamanan mereka semakin terancam.
Mereka meminta perwakilan komunitas Papua untuk segera mengambil langkah konkret agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
Dalam surat itu pula, warga Madura mengindikasikan bahwa mereka siap mengambil langkah drastis jika tidak ada solusi yang disepakati.