Pemilu Turki diadakan di tengah kemerosotan ekonomi dan inflasi tinggi serta bencana gempa bumi pada Februari lalu.
Saat ini Turki menjadi penengah dari kedua negara bertikai. Bahkan, di tangan Turki yang bekerja sama dengan PBB, Rusia dan Ukraina sepakat tetap mengekspor biji-bijian dan gandum.
Namun walau Erdogan secara jajak pendapat kalah dari lawannya, namun ia masih memiliki pengaruh yang kuat.***