Sementara itu, Ali Zainal selaku penggagas BIP menyebut bahwa organisasi yang ia bentuk tidak akan berhenti di bulan Ramadhan saja.

“Kami berkomitmen menjadikan BIP sebagai rumah kepedulian masyarakat. Tidak hanya di bulan puasa, tapi sepanjang tahun,” tegasnya.

Kegiatan BIP juga menjadi inspirasi bagi komunitas-komunitas lain di Pamekasan untuk ikut ambil bagian dalam gerakan sosial.

Terlebih dalam kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan bagi sebagian masyarakat.***