Namun, Camat Pasean Muhammad Sukkur membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan lomba, termasuk gerak jalan, telah melalui tahapan prosedur dan didahului dengan technical meeting.

Menurutnya, panitia sudah bekerja sesuai aturan dan penilaian dilakukan secara objektif tanpa membeda-bedakan asal sekolah.

“Semua kegiatan yang dilombakan dipastikan sudah melalui berbagai prosedur aturan. Jadi tidak benar kalau dibilang tanpa technical meeting. Soal pemenang, apakah dari luar atau dalam kecamatan, semua sudah dinilai panitia secara objektif,” kata Sukkur.

Ia menegaskan, tidak ada istilah pilih kasih dalam menentukan juara.