Tak hanya paket, warung ini juga menyediakan menu satuan seperti nasi, sayap ayam, hingga paha ayam, dengan harga mulai dari Rp3.000 hingga Rp8.000.

Sejak pertama dibuka, warung ini langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Letaknya yang strategis di lingkungan pasar dan harga yang bersaing membuat “Pak Tempak” cepat dikenal dan digemari.

“Alhamdulillah, tiap hari selalu ada pelanggan tetap. Banyak pedagang pasar, anak-anak sekolah, bahkan warga luar desa yang mampir,” kata Mz Rokib.

Kedua owner berharap, “Pak Tempak” bisa menjadi ikon kuliner khas Pasean yang tidak hanya menyajikan makanan lezat, tapi juga menjadi tempat berkumpul keluarga atau komunitas lokal.

“Kami akan terus berinovasi, menambah varian menu, dan menjaga kualitas rasa. Semoga bisa buka cabang di desa lain ke depan,” pungkas Moh Bakir optimis.***