“Kami menemukan sejumlah indikasi kecurangan di lapangan yang merugikan Paslon Kharisma. Oleh karena itu, kami akan terus mengawal hasil ini hingga pengumuman resmi dari KPU,” tegasnya.
Dengan klaim kemenangan ini, Paslon Kharisma memperkuat posisinya dalam persaingan ketat Pilkada Pamekasan 2024. Namun, hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih dinantikan untuk memastikan siapa yang benar-benar akan memimpin Pamekasan selama lima tahun ke depan.
Pilkada Pamekasan tahun ini mencatat partisipasi politik yang tinggi dengan dinamika persaingan yang panas, menjadikan hasil akhir sebagai momentum penting bagi masa depan pemerintahan di kabupaten tersebut.***