PAMEKASAN, MaduraPost - KH. Qomaruddin Burhan, nama yang meraih penghormatan dan pengakuan dalam dunia keislaman. Nama tersebut telah menjadi tanda simbol hadirnya tokoh kiai.
Selain sebagai tokoh kiai, beliau juga pendiri dan pengasuh pertama Pondok Pesantren Sumber Baru, Al Falah Dempo Barat, yang terletak di Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, Pamekasan.
Kiprahnya dalam berdakwah, KH. Qomar memancarkan cahaya kebijaksanaan dan pengabdian. Sebeb sebagai seorang ulama yang disegani, beliau telah mengukir prestasi dan memperoleh pengakuan yang luas dari masyarakat.
Setiap menyebut nama beliau, timbul penghormatan yang mendalam. Sebab dengan ketulusan dan kearifan, beliau telah menjadi tanda simbol kehadiran tokoh kiai yang menginspirasi banyak orang.
Didorong oleh semangat belajar dan ketekunan yang tinggi, beliau mengejar pendidikan agama formal di berbagai pesantren. Hal tersebut telah membawa nuansa kearifan dan kedalaman ilmu agama.
Apalagi ketertarikan beliau terhadap ilmu agama sudah terlihat sejak kecil. Beliau menempuh pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Aram-Aram Sotabar dan Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar.
Beliau belajar di bawah bimbingan dua guru, yaitu Kiai Ali Dafir dan Kiai Abdul Hamid Baqir, yang sangat dihormatinya.
Kerendahan hati KH. Qomar telah teruji sejak masa mudanya. Bahkan saat masih menjadi santri di Banyuanyar, beliau rela melayani sebagai tukang sapu pasarean congkop.
Bahkan berkat dedikasinya sebagai tukang sapu, KH. Qomar berhasil menyebarkan ilmu yang bermanfaat di masyarakat dan menarik banyak santri untuk berguru kepadanya.