Parahnya, mamalia laut yang ditemukan terdampar sejak Kamis (1/2) itu hingga kini belum dievakuasi. Akibatnya banyak warga berdatangan dan jadi tontonan sport berswafoto.
Tokoh Masyarakat Desa Batukerbuy Hariyanto Waluyo mengatakan, bangkai ikan hiu tersebut tidak bisa dibiarkan. Karena akan jadi virus racun dan berdampak pada lingkungan. Dari itu ia meminta pemerintah setempat untuk turun mengevakuasi.
"Bangkai ikan hiu bukan tidak mengganggu, ini sangat mengganggu. Sebagai tokoh tentu kami juga memikirkan dampak kepada lingkungan dan masyarakat," kata Hariyanto.
Mantan Anggota DPRD Pamekasan ini menyampaikan, dampak bangkai ikan tersebut selain terasa bau kurang enak, di sisi lain akan juga berdampak pada tambak udang sekitar yang jadi mata pencaharian warga.