JAKARTA, MaduraPost - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menyebutkan jika Capres dan Cawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, adalah simbol pasangan rekonsiliasi yang merepresentasikan pemerintah.
Fahri semula mengungkapkan awal mula penentuan Cawapres Prabowo diakui penuh ada tekanan-tekanan yang dialami koalisi saat memutuskan Gibran sebagai Cawapres Prabowo.
Tekanan ini timbul karena partai koalisi ada yang mengusulkan nama lain sebagai Cawapres Prabowo. Dari itu, koalisi akhirnya memutuskan jika cawapres yang dipilih harus merepresentasikan rekonsiliasi Prabowo dan Presiden Jokowi.
"Di diskusi-diskusi awal ada (tekanan), karena semua partai juga punya calon sendiri. Tapi ketika mulai dipertajam, Pak Prabowo bilang 'oke ya kita diskusi di sini tajam ya'," kata Fahri di Kompleks Parlemen.
Dari kesepakatan itu, lanjut Fahri, Cawapres Prabowo kemudian menguat dan mengerucut ke Gibran. Apalagi sosok Gibran menjadi final setelah MK mengabulkan gugatan syarat cawapres dari unsur kepala daerah.