Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan penerima manfaat agar tidak terjadi ketimpangan antar dapur.

"Ada dapur yang sudah menyalurkan untuk 3.000 penerima manfaat, padahal idealnya maksimal 2.500. Nanti yang kekurangan akan kami bantu dari dapur lain agar pembagian merata,” jelasnya.

Selain menekankan profesionalitas, Letda Arif juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas makanan.

“Ini menyangkut kesehatan anak-anak. Semua karyawan harus sensitif, profesional, dan selalu menjaga kebersihan,” pesannya.

Dengan peresmian SPPG Yayasan Barisan Garuda Muda, diharapkan pelayanan gizi bagi pelajar di Sampang semakin merata, berkelanjutan, dan memberi dampak positif bagi tumbuh kembang generasi muda.***