Menurutnya, antusiasme anak-anak menjadi bukti bahwa program tersebut berdampak nyata terhadap semangat belajar sekaligus pemenuhan gizi pelajar.
“Alhamdulillah, banyak anak-anak yang menyukai menu Dapur MBG. Pada minggu pertama kami menyalurkan sekitar 1.713 porsi, dan di minggu kedua meningkat menjadi 3.229 penerima manfaat. Anak-anak senang karena menunya bervariasi dan bergizi,” ujarnya, Senin (27/10/2025).
Ia menambahkan, kehadiran program MBG tidak hanya meningkatkan asupan gizi, tetapi juga berdampak pada peningkatan kehadiran siswa di sekolah.
“Dulu ada anak yang malas berangkat, sekarang justru semangat karena ada MBG. Kami juga rutin melakukan evaluasi setiap tiga bulan dengan pengukuran berat dan tinggi badan untuk memantau perkembangan kesehatan siswa,” imbuhnya.