Bahkan kaca yang dipakai diduga tidak sesuai ukuran. Kemudian fondasi pelester sekolah depan dan belakang belum selesai.
"Saya sudah empat kali mengirimkan surat kepada Disdik Kabupaten Sampang dan meminta kepada pihak pelaksana untuk segera diselesaikan, namun semua tidak ada yang merespons," ungkap Kiai Hasan.
Pihaknya berharap kepada Disdik Sampang dan pihak pelaksana untuk mengambil sikap serius agar pekerjaan tersebut diketahui statusnya. Saat proses pembangunan, ia meminta ganti rugi uang listrik.
"Disdik Sampang hanya berjanji akan berusaha diselesaikan terkait proyek tersebut. Namun buktinya belum juga diselesaikan dan tampak tidak mau bertanggung jawab," kata dia.