Pihaknya mengira bahwa rusaknya pekerjaan TPT itu disebabkan karena faktor kwalitas bahan yang tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta faktor kelalaian dari pihak konsultan pengawas.

"Kami berharap Kepada Pemkab Sampang atau Dinas terkait supaya bertanggung jawab atas hal tersebut. agar pemerintah segera turun ke lokasi untuk memastikan kwalitas dan asas manfaat dari hasil pekerjaan tersebut biar tau hasil pekerjaan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab," pintanya

Sementara itu, pelaksana proyek H. Umar sekaligus Kepala Desa Temoran Omben saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp membenarkan atas rusaknya proyek TPT tersebut dan dirinya berjanji akan segera memperbaikinya

"Nanti saya akan perbaiki mas. "Biasa seratus empat puluh Tiga Mas, Pokmas," singkatnya," Rabu (10/5/2023).