"Kami ingatkan kepada aparat penegak hukum untuk lebih serius menangani bansos" class="inline-tag-link">mafia bansos, hal tersebut agar menjadi efek jera dan tidak seenaknya menggunakan kekuasaan," timpalnya dengan nada keras.

Mereka juga merasa aneh dengan penegakan hukum yang ada di Kabupaten Sampang dalam hal pelaporan penanganan dugaan bansos" class="inline-tag-link">mafia bansos. Karena menurut Hanafi, sebelumnya Kejari Sampang sudah menyampaikan kerugian negara dari dugaan penyelewengan Bansos di Desa Gunung Rancak tersebut.

"Bulan Januari kemarin pihak Kejari Sampang saat menemui pendemo mengatkan sudah menemukan kerugiam negara sekitar 260.000.000 (dua ratus enam puluh juta rupiah), tapi kenapa kok pelakunya sampai saat ini belum ditangkap?," tanya Hanafi heran.

Pantauan media ini sejumlah massa terus berorasi sambil meminta agar Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk keluar menemui mereka.