"Dalam musyawarah ini kami harapkan kepada seluruh lembaga yang ada di Desa untuk mencari kegiatan atau pembangunan yang sangat mendesak, sehingga menjadi dasar yang paling relevan dalam menetapkan R-APBDes tahun anggaran 2024 tersebut," kata Hamid.

Ia juga menyampaikan, agar penggunaan pagu anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat Tahun 2023 itu sebagai dasar dan pengkajian awal dalam penyusunan R-APBDes tahun 2024.

Sementara itu Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tagangser Laok Moh. Lutfi mengatakan, bahwa dalam Musdes tersebut pihaknya telah menetapkan beberapa program dan kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat desa pada tahun 2024.

"Program yang kami tetapkan itu meliputi bidang penyelenggaraan pemerintah, pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan serta memperkuat lembaga-lembaga desa untuk meningkatkan kemandirian desa," ujarnya saat ditemui pasca kegiatan.