Lebih lanjut Pulan menjelaskan, pemerkosa-pemerkosa itu begitu bejad dan tak berperikemanusiaan. Lantaran, setelah diperkosa rami-rami korban itu ditinggal di tengah ladang tembakau di Desa Jalmak yang merupakan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kini informasinya si Riszki itu sudah kabur, begitupun yang kedua pelaku lainnya Topik dan Munawir, berdasarkan kusak kusuk yang memback-up kaburnya si Rizki itu salah satu anggota DPRD Pamekasan,"

ujarnya.

"Oleh karena itu kami orang Banyupelle meminta kepada aparat kepolisian segera menangkap pelaku-pelaku itu, kasus ini harus tuntas ke akar-akarnya, dan apa yang dilakukan para pelaku itu sangat bejad, jahat dan tak berperikemanusiaan," tegasnya.

Sementara Kades Jalmak saat dikonfirmasi oleh Wartawan Media ini mengenai TKP pemerkosaan itu membenarkan, kalau TKPnya (Pemerkosaan, red) itu di Desa Jalmak, Pamekasan.