Menurut RB Fattah Jasin, Kelangkaan pupuk bukan hanya terjadi di Kabupaten Pamekasan, tapi hampir di seluruh Indonesia. Sehingga masalah pupuk tidak bisa hanya disikapi dengan melihat problem yang terjadi di Pamekasan.

"Pemerintah daerah sudah mengusulkan ke gubernur sesuai pagu dan kebutuhan, gubernur juga mengusulkan ke pemerintah pusat, tapi ternyata yang turun melalui distributor tidak sesuai dengan yang diusulkan, jadi memang jatah yang diberikan pemerintah pusat memang kurang," Kata Fattah jasin.

Selain itu, Fattah Jasin menilai bahwa kelangkaan pupuk di petani juga disebabkan karena adanya permainan ditingkat pendistribusian, mulai distributor, kios hingga ke kelompok tani.

Berbeda dengan KH Kholilurrahman yang mengatakan bahwa stok pupuk di Kabupaten Pamekasan mencukupi, tetapi adanya permainan sejumlah oknum yang menyebabkan pendistribusian ke petani tidak sesuai.