Tidak hanya KPU, Rekawan Prabowo tersebut juga meminta Bawaslu lebih selektif terhadap maraknya pemilih Fiktif yang dimasukan ke DPT.
"Kalau tetap tidak ada koreksi dari Bawaslu terhadap DPT yang Fiktif, lalu siapa yang akan diuntungkan oleh KPU," Tegas Winzani.