“Saya berharap kepada yang hadir di sini untuk menyosialisasikan kepada masyarakat lainnya agar lebih cinta tanah air, seperti pengibaran bendera merah putih, memahami nilai-nilai Pancasila, cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), toleransi dan menghindari pemahaman yang radikal,” kata Purwo menerangkan, Kamis (31/3).
Sementara Camat Bluto, Bambang Karyanto, menjelaskan pentingnya etika politik yang berbudaya untuk menghadapi Pemilu tahun 2024.
“Masyarakat harus diberikan pemahaman tentang etika dan budaya politik guna menghadapi Pemilu 2024, serta saling menghargai dan menghormati perpolitikan, sehingga ke depannya bisa mendinginkan pelaksanaan pemilu agar berjalan dengan baik,” ujarnya.