"Yang Poli Trauma ini kondisinya tinggi di Sumenep. RSUDMA Sumenep sebagai rumah sakit milik pemerintah harus berusaha memfasilitasi itu. Perawatan dan sumber daya manusia (SDM) sudah ada, tinggal melaunching Poli baru ini nanti," tuturnya.

Diketahui, RSUDMA Sumenep memiliki belasan dokter spesialis yang terhimpun di Poli Terbadu. Gedungnya pun bersebelahan dengan gedung rumah sakit setempat. Tepatnya di sisi barat.

Diantaranya Poli Syaraf, Gizi, Paru, Interna, Rehab Medis, Kandungan, Bedah, Ongkologi, Anak, Kulit Kelamin, Jiwa, Mata, Jantung, Gigi, Nyeri, Geriatri, dan Poli baru yang akan diluncurkan tahun ini adalah Trauma.

"Jadi dokter spesialis di Poli Terpadu itu ada semua, untuk melayani kebutuhan masyarakat. Artinya harus ada dokter spesialisnya untuk menangani Poli itu," kata Arman memaparkan.

Hingga saat ini, Arman mengungkapkan, adanya kendala soal Poli Terpadu di RSUDMA Sumenep pastinya tetap di atasi dengan beberapa pendekatan komunikatif.