Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tidak bekerja sendiri tanpa dukungan semua stakeholder. Termasuk dari kalangan pemuda atau mahasiswa yang konsen mengawal pertanian.
"Dengan sinergisitas dan kerja sama yang baik, semuanya akan lebih mudah. Misalnya petani ad masalah terkait pertanian, bisa langsung disampaikan agar bisa segera dicarikan solusi penanganannya," kata Bupati Fauzi menerangkan.
Sementara itu, Koordinator Aliansi BEM Sumenep, Nur Hayat menyampaikan, kegiatan ngopi bareng petani merupakan tindak lanjut dari apa yang diaspirasikan para petani. Salah satunya mengawal persoalan pupuk beberapa waktu lalu.
"Hari ini kami mengundang Bapak Bupati untuk ngopi bareng petani agar bisa berinteraksi dan mengetahui langsung apa yang dibutuhkan oleh petani," pungkasnya.