Ia berjanji pihaknya tidak akan peduli panas dan hujan menerpanya, ia akan terus menyegel dan menduduki Kantor DPRD dan Bupati tersebut.
"Demi tegaknya demokrasi di Pamekasan dan supaya masyarakat tidak dibodohi terus oleh mereka (Bupati dan DPRD Pamekasan, red)," pungkasnya.
Menambahkan apa yang disampaikan oleh Joni Iskandar, Abd Basit yang juga merupakan salah satu Korlap aksi menyampaikan kalau pihaknya dan masyarakat akan bergantian berada di depan Kantor Bupati selama 24 jam dalam setiap harinya.
"Itu hanya menunggu Bupati Pameksan untuk menemui kami secara lagsung untuk menjelasakan kendala diulurnya waktu pilkades di 74 Desa dengan anggaran yang sudah menyerap anggaran 20 persen," cetusnya.