Agus menjelaskan, para santri bisa menjadi agen perubahan bagi teman sebaya, baik di lingkungan pesantren maupun terhadap orang tuanya untuk menyukseskan program pemerintah tersebut.

“Vaksin untuk santri ini tentu demi mencegah penularan Covid-19 di lingkungan pesantren," ujarnya.

Menurut Agus, gencarnya pelaksanaan vaksinasi baik di sekolah maupun Ponpes terus mengalami perkembangan yang signifikan. Dia menyebut, capaian vaksinasi di Sumenep sudah mencapai 38,97 persen, dari target 50 persen hingga 70 persen.

Disamping itu, pihaknya terus mengajak masyarakat agar wajib divaksin. Sisanya, tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).