SAMPANG, MaduraPost - Jatim Corruption Watch (JCW) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mendesak aparat kepolisian untuk menangani serius parkara oknum bidan yang diduga melakukan tindak perselingkuhan.
Ketua JCW Sampang, H Moh Tohir mengatakan, sebelum suami oknum bidan melaporkan ke Polres Sampang, pihaknya diminta untuk ikut mengawal kasus istrinya tersebut hingga menemukan titik terang.
"Suami dan anaknya datang ke kami, mengadukan dugaan perselingkuhan istrinya dengan seorang pria yang tidak jelas profesinya," kata H Tohir. Kamis (25/11/21).
Singkat cerita, suaminya meminta pengawalan kasus istrinya yang berprofesi sebagai bidan desa serta berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) itu untuk diproses hukum.
"Pengaduan yang kami terima beberapa waktu lalu, dugaan perselingkuhan bidan itu sudah lama terjadi, namun suami masih memaafkan. Untuk kali ini tidak," ungkapnya.