"Alhamdulillah kami diapresiasi para azatid, ustaz, dan pengasuh pondok pesantren untuk terus memotivasi para guru," kata Ismail dalam keterangannya, Kamis (25/11).

Di akhir acara, Ismail diberi cindera mata berupa lukisan tokoh pimpinan yayasan serta sorban sebagai tanda pengikat secara hubungan emosional. Kemudian Ismail berterima kasih kepada semua pihak, karena sudah menjadi bagian yang ikut memberikan sumbangsih saran serta masukan kepada pemerintah daerah.