"Sementara untuk saat ini informasinya aman terkendali. Tentu itu menjadi harapan semua masyarakat Sumenep. Kami (Pemkab Sumenep, red) sebagai penanggungjawab atas suksesnya Pilkades yang dilaksanakan hari ini," kata dia, Kamis (25/11).

Menurutnya, pelaksanaan Pilkades tahun ini dapat mengantisipasi adanya kecurangan. Sebab, pelaksanaan tersebut dilakukan secara ketat, ditambah adanya dua saksi dalam satu calon.

"Setiap TPS sudah ada saksinya dua orang. Artinya untuk mencoba melakukan kecurangan itu sulit. Satu calon dua saksi, jadi mereka bisa bergantian. Dalam penghitungan juga dijaga dengan TPS yang terpisah-pisah," terangnya.

Dia menyebut, untuk keamanan sudah diatur sedemikian rupa guna mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan.