"Dapat dipastikan, masalah longsor itu tidak akan banyak Media yang akan menayangkan pemberitaan, karena saat ini banyak Wartawan dari sejumlah media di Kabupaten Pamekasan sedang senang-senang di Kota Malang," kata Joni Iskandar yang merupakan Aktivis Pemerhati Kebijakan di Pamekasan, Sabtu, (20/11/2021).

Sebetulnya kata Joni, kegiatan-kegiatan itu bisa dilaksanakan di Daerah Pamekasan. Kegiatan yang dilakukan Pemkab dan Wartawan itu, kesal Joni, berbanding terbalik dengan keadaan atau kondisi di Pamekasan yang begitu banyak persoalan, utamanya masalah dana.

"Ini sangat miris sekali, karena kita perlu ingat, demi menutupi atau mensiasati terpuruknya keuangan di Pamekasan, Bupati itu memangkas banyak anggaran, termasuk dengan teganya mengambil hak ASN, yakni TPP ASN. Ini kok malah poya-poya ke Malang menghabiskan anggaran," kesalnya.

Hal yang sangat miris dan disayangkannya, Pemkab ke Malang itu ditengah Masyarakatnya atau para petani sedang sekarat dan menangis akibat pupuk bersubsidi di beberapa daerah di Pamekasan begitu langka.