"Korban ini melaut menggunakan perahu atau sampan. Tapi tidak bersamaan dengan temannya. Teman korban ini menggunakan perahu lain," ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, dalam rilisnya, Rabu (17/11).
Sekitar pukul 09.30 WIB, saat keduanya asik memancing ikan, cuaca mulai tak bersahabat. Buruknya, awan yang sudah mulai mengabu dan gemuruh langit telah berbunyi menandakan hujan akan datang.
Saat itu, Supriyadi dan temannya berniat kembali pulang ke daratan. Namun tiba-tiba, perahu milik Supriyadi disambar petir. Kagetnya, teman Supriyadi yakni Apriyadi yang tak jauh saat mengayuh perahu tradisional itu juga ikut imbas sambaran peristiwa alam tersebut. Nahas, dari insiden itu Supriyadi hilang.
"Teman korban yang berada di perahu lain berjarak kurang lebih 7 meter, juga pingsan terkena imbas sambaran petir," terangnya.