Legislator PDIP itu mengatakan, saluran air yang panjang dan luas tidak cukup untuk menangani banjir. Ia meminta, program padat karya dari Pemkot Surabaya perlu didukung oleh warga dalam merawat saluran-saluran air.
"Kalau kampungnya kecil, warga bisa kerja bakti, untuk membersihkan selokan dan tidak membuang sampah sembarangan," pintanya.
Baktiono ingin pemerintah membangun saluran pembelokan air berupa gorong-gorong kotak (box culvert), agar antar saluran air bisa tersambung. Karena, banyak warga di kampung memiliki beberapa usulan untuk pembangunan saluran air.
"Untuk sungai-sungai ini perlu segera dikeruk dan dibersihkan. Pompa air ada 200 lebih yang ada di Surabaya, ini sudah siap bekerja selama 24 jam dan jangan sampai terlambat, terutama daerah-daerah yang rawan banjir," jelasnya.