Mereka berdua pun memprotes sikap yang dinilai seenaknya tersebut. Sebab meski tempatnya berada di pelosok, pihaknya mengaku dengan siapapun tidak mau bermasalah. Termasuk dengan sejumlah kurir pengantar barang paketan.

Sementara itu, Supervisor Pelayanan Operasional (SPO) JNE yang tinggal di Kecamatan Pakong Bambang mengaku bahwa secara prosedur kurir seharusnya bertanggung jawab dalam mengantarkan barang paketan. Namun bila enggan untuk mengantar langsung ke rumahnya, pihaknya mempersilakan untuk bertanya alasannya.

"Kalau prosesedurnya harus sampai ke tujuannya, tapi saya kurang paham teknis kinerja kurir di lapangan, silakan kalau ada aduan untuk langsung ke kantor," ujarnya.