SAMPANG, MaduraPost - Guru SMPN 1 Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, diduga melakukan tindakan pemukulan kepada salah seorang murid. Akibatnya sejumlah wali murid mendatangi sekolah meminta agar perbuatan kekerasan tersebut tidak terulang.
Pasalnya, kekerasan yang diterima para siswa tersebut terjadi karena mereka diduga membuat kegaduhan dalam kelas.
Tiba-tiba oknum guru melakukan pemukulan kepada para siswa hingga memar dan benjol di kepala. Tak hanya itu, para siswa pun dijemur di lapangan lingkungan sekolah.
Tak terima atas perlakuan itu, sejumlah orang tua siswa mendatangi pihak sekolah. Langkah tersebut dilakukan agar aksi pemukulan atau kekerasan dalam dunia pendidikan tidak terulang kembali.
Umar Faruq yang merupakan orang tua salah seorang korban, mengaku kaget saat putrinya dianiaya oleh oknum guru di sekolah hingga babak belur. Ia tak pernah menyangka oknum guru itu tega memukul anaknya sampai membengkak.