Menurutnya, PMII sebagai organisasi kemahasiswaan tidak hanya sekadar menjadi wadah perkumpulan. Akan tetapi tempat berproses untuk mencetak generasi bangsa yang visioner dan menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme.
"Tentunya PMII bukan hanya tempat berkumpul saja, akan tetapi tempat berproses. Sehingga nantinya mampu menjadikan kader visioner yang selalu berpikir tentang bangsanya. Jadi nasionalisme adalah poin terpenting," tuturnya.
Perihal acara yang berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19, Rusdi mengatakan bahwa konsepnya diatur secara tatap muka dan online.
Peserta yang mengikuti secara tatap muka, dibatasi maksimal 30 kader. Selebihnya, diperkenankan untuk mengikuti secara online, melalui life streaming di akun Instagram PK. PMII STKIP PGRI Sumenep.