Lanjut Agus Mulyadi, akibat tidak terpantaunya masyarakat yang sakit pihaknya sulit memprediksi berapa jumlah tabung oksigen yang dibutuhkan, sehingga ada kesan tabung oksigen langka.

"Masyarakat untuk tidak takut untuk datang ke tempat fasilitas kesehatan Puskesmas atau Rumah sakit untuk mendapatkan layanan kesehatan. Tidak serta merta masyarakat bila sakit itu dicovidkan , sebab diagnosa terhadap gejala suatu penyakit tenaga kesehatan yang tahu,"tambahnya.

Untuk stock kebutuhan tabung oksigen  di beberapa Puskesmas dan Rumah sakit di Sampang masih aman dan cukup.

"Jika masyarakat membutuhkan layanan kesehatan dan membutuhkan oksigen segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat,"ucapnya.