Mendengar laporan warga, para anggota Polsek Batang-Batang kemudian langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Diwaktu yang bersamaan petugas juga menghubungi pemadam kebakaran (Damkar) Sumenep.
"Sambil menunggu datangnya Damkar, masyarakat setempat membantu melakukan pemadaman," terang Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti, dalam rilisnya, Minggu (25/7).
Sayangnya, Damkar telat setengah jam ke lokasi kejadian. Sehingga membuat si jago merah melalap habis gudang dan hanya menyisakan puing-puing bangunan.
Akibat kobaran api yang cukup besar, Damkar tersebut terkendala ketersediaan air. Lalu dari proses pemadaman yang sedikit lambat, membuat api menjalar kedalam tumpukan serabut kelapa.