Secara teknis Iksan menerangkan, untuk sasaran penyerahan hewan kurban telah dibentuk tim yang bertugas mendata lembaga atau masjid yang akan dijadikan penerima.

"Sasarannya ada pondok pesantren, masjid, dan lembaga-lembaga yang sudah tercatat oleh tim," ungkapnya.

Sementara untuk pembagian hewan kurban sendiri, pihaknya mengaku belum ada anggaran sama sekali dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep.

"Tahun ini tidak anggarannya untuk kita, jadi kita benar-benar bekerja keras, kita rawat, tanpa anggaran dari APBD," ujarnya.