Sebab bila tidak gegabah, tidak mungkin mengakibatkan antrean panjang dan mengundang kerumunan. Sebab warga Madura pergi ke Surabaya tentu memiliki kepentingan.

“Akbat itu, masyarakat Madura sangat dirugikan, ada yang kepentingan bisnisnya, ada kepentingan berobat dan lain-lain, hal ini siapa yang dirugikan, lagi-lagi masyarakat toh," sambung Gus Khoiron engan nada kesal.

Dia memberikan solusi, jika tidak gegabah, mengambil tindakan, kegiatan penyekatan bisa di akses Jalan Tangkel Bangkalan. Sehingga, antrean dapat dihindarkan.

Padahal peta sebaran Covid-19, dengan zona merah adalah Bangkalan. Tetapi yang terkena imbasnya tiga kabupaten lain di Madura seperti Sampang, Pamekasan dan Sumenep.