"Perbaikan selanjutnya dilakukan dengan tambal sulam. Hanya tidak bertahan lama dan sekarang sudah rusak lagi," responsnya.

Salah satu pengendara mobil Haris (47) warga Lumajang menuturkan, kondisi jalan dari arah Kecamatan Tegalsiwalan hingga Kecamatan Dringu berlubang dan bergelombang.

"Melihat lubang dengan kedalaman 20 sampai 30 sentimeter tentu sangat membahayakan pengguna jalan, khusunya roda dua. Sudah saatnya diperbaiki agar tidak menelan korban," pungkasnya.