"Dari besaranya angaran tersebut kami curiga banyak SPJ yang di fiktifkan oleh pihak Pemdes. Contohnya transport pemeriksaan ibu hamil, Rp 500 ribu. Faktanya masyarakat tidak pernah menerima transport tersebut," tegasnya Fatholla.
Anggaran Posyandu di Tangangser Laok Potensi Diaudit Inspektorat
Foto: Dokumentasi Madura Satu
Editor: Admin
Berita Terbaru
Disdik Sumenep Jadikan Hardiknas 2026 Momentum Edukasi dan Hidup Sehat
Dua Terduga Pengedar Narkoba di Proppo Pamekasan Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Nelayan Rp6,3 Miliar di Sampang Mandek, Kuasa Hukum Laporkan Penyidik ke Propam