"Oleh karena itu, kami berupaya pengawalan pasta demokrasi ini dengan steakholder semua, mulai tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten dan bisa menetralisir terjadinya kecurangan atau kesalahan bertindak," imbuhnya
Selain itu, pihaknya juga menyebutkan, pelaksanaan di hari H nanti sesuai dengan Permendagri bahwasanya per-1 TPS (tempat pemungutan suara) ada 500 partisipan dan kemudian cara pengawalnya secara maksima, kita juga minta back up dari Polda jatim.
Kemudian, untuk jumlah personel dari setiap TPS Didik mengaku, perihal itu masih belum polisi tentukan.
"Sementara kami masih nunggu data yang valid dari setiap desa di TPS masing-masing mas, baru nanti kita siapakan pengamanannya berapa jumlah akan di turunkan ke setiap desa," pungkasnya.