Menurut informasi dari kabarmadura.id. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Hani mengatakan bahwa penggunaan APBD tahun 2020 untuk pembangunan infrastruktur sesuai dengan prinsip Bupati Sampang.

Anggaran infrastruktur 2019 hanya 26 persen dari APBD, sedangkan tahun 2020 tembus 29,33 persen. Namun, anggaran infrastruktur yang mencapai hingga 29,33 persen dari APBD itu belum bisa membangun infrastruktur secara merata dan berkelanjutan di kabupaten Sampang.

Sehingga, ketika sudah merata pembangunannya, tidak hanya dirasakan masyarakat kota, tapi juga bisa dirasakan masyarakat desa.

Bahkan, Bupati Sampang dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan Tambelangan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) kabupaten Sampang tahun 2021 yang dilaksanakan pada 19 Februari 2020 lalu,

Bupati berpesan bahwa Pemkab Sampang ingin di 2023 infrastruktur selesai sampai 80 persen, artinya dalam peningkatan perekonomian kita siapkan infrastruktur yang memadai, bagaimana akan meningkat kalau memang infrastrukturnya tidak layak atau tidak memadai.