PAMEKASAN, MaduraPost - Ketua LSM Komunitas Monitoring dan Advokasi (KOMAD) Zaini Wer Wer, menuding Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur lemah sahwat dalam menangani kasus restoran dan kafe Wiraraja di Kecamatan Tlanakan.
Menurut Zaini Werwer, semua tempat karaoke di Pamekasan ditutup dan dilarang beraktivitas, namun tidak untuk karaoke Wiraraja.
Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen akan terus mengawal kasus Wiraraja tersebut yang tercatat sudah dua kali digerebek oleh kepolisian karena pesta narkoba.
"Kami akan terus bergerak hingga Pemkab bertindak tegas terhadap karaoke Wiraraja," katanya, Selasa (15/12/2020).
Zaini Wer Wer juga mengatakan, kalau pihaknya sering mencium aroma adanya indikasi setoran khusus yang diterima oknom Satpol PP Cs dari Bos Karaoke Wiraraja yakni Yuk Pang.