Pihaknya, mengaku merasa terganggu dengan keberadaan lubang-lubang di jalan tersebut. Apalagi, saat hujan turun, jalan yang berlubang tak terlihat sehingga dapat mengancam keselamatan khususnya bagi para pengendara motor.
"Kerusakan jalan tersebut, bukan semata-mata akibat diterjang banjir. Melainkan intensitas hujan yang mengguyur Sampang belakangan ini membuat sejumlah jalan mengalami kerusakan," kata Wahyudin.
Menanggapi hal itu, Penilik Jalan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jawa Timur-Bali, Nanang Adi Purnomo mengatakan, perbaikan jalan berlubang diakuinya lantaran banyak kerusakan seiring dengan adanya genangan air yang terjadi disejumlah titik.
"Kami lagi ada di Bangkalan terkait masalah jalan berlubang juga. Saran saya, sampeyan foto dan kirimkan pada kami biar segera kami laporkan ke pimpinan," kata Nanang dihubungi via telepon selulernya.